Kamis, 09 Januari 2014
Selasa, 07 Januari 2014
cara cepat dapat uang 2
Senin, 06 Januari 2014
cara cepat dapat uang
buat kamu2 yang muda,yang tua,siapapun yang lagi butuh uang
yang butuh untuk bayar kontrakan,bayar sekolah,bayar pulsa, ato hanya sekedar pengen jajan
sekarang g perlu ribet2, cukup dengan duduk manis depan komputer + koneksi internet aja
hanya dengan modal 20rb + koneksi internet
kamu bisa dapet 1000000x lipat sekaligus
kebayang g tuh banyak duitnya seperti apa
ini bukan judi, bukan mesin uang, bukan MLM, ato apalah
cuma disini kamu bisa atur pemasukan uang di rekeningmu seberapapun yang kamu mau
cuma disini kamu bisa jadi adminnya
caranya g mudah kq.....
hanya 2 cara aja
1. kamu registrasi
2. promosikan web replikamu
kesempatan terbatas
buruan......
iklan ini hanya untuk orang yang optimis bisa merubah hidupnya sendiri
yang butuh untuk bayar kontrakan,bayar sekolah,bayar pulsa, ato hanya sekedar pengen jajan
sekarang g perlu ribet2, cukup dengan duduk manis depan komputer + koneksi internet aja
hanya dengan modal 20rb + koneksi internet
kamu bisa dapet 1000000x lipat sekaligus
kebayang g tuh banyak duitnya seperti apa
ini bukan judi, bukan mesin uang, bukan MLM, ato apalah
cuma disini kamu bisa atur pemasukan uang di rekeningmu seberapapun yang kamu mau
cuma disini kamu bisa jadi adminnya
caranya g mudah kq.....
hanya 2 cara aja
1. kamu registrasi
2. promosikan web replikamu
kesempatan terbatas
buruan......
iklan ini hanya untuk orang yang optimis bisa merubah hidupnya sendiri
daftar disini
Minggu, 05 Januari 2014
tahapan persalinan
Persalinan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil, sebuah waktu yang menyenangkan namun di sisi lain merupakan hal yang paling mendebarkan. Persalinan terasa akan menyenangkan karena si kecil yang selama sembilan bulan bersembunyi di dalam perut anda akan muncul terlahir ke dunia. Di sisi lain persalinan juga menjadi mendebarkan khususnya bagi calon ibu baru, dimana terbayang proses persalinan yang menyakitkan, mengeluarkan energi yang begitu banyak, dan sebuah perjuangan yang cukup melelahkan.
Ada baiknya para calon ibu mengetahui proses atau tahapan persalinan seperti apa, sehingga para calon ibu dapat mempersiapkan segala halnya guna menghadapi proses persalinan ini. Proses persalinan terbagi ke dalam empat tahap, yaitu :
kala I; Tahap Pembukaan
In partu (partus mulai) ditandai dengan lendir bercampur darah, karena serviks mulai membuka dan mendatar. Darah berasal dari pecahnya pembuluh darah kapiler sekitar karnalis servikalis karena pergeseran ketika serviks mendatar dan terbuka. Pada kala ini terbagi atas dua fase yaitu:
Fase Laten: dimana pembukaan serviks berlangsung lambat, sampai pembukaan 3 cm
Fase aktif: yang terbagi atas 3 subfase yaitu akselerasi, steady dan deselerasi
Kala I adalah tahap terlama, berlangsung 12-14 jam untuk kehamilan pertama dan 6-10 jam untuk kehamilan berikutnya. Pada tahap ini mulut rahim akan menjadi tipis dan terbuka karena adanya kontraksi rahim secara berkala untuk mendorong bayi ke jalan lahir. Pada setiap kontraksi rahim, bayi akan semakin terdorong ke bawah sehingga menyebabkan pembukaan jalan lahir. Kala I persalinan di sebut lengkap ketika pembukaan jalan lahir menjadi 10 cm, yang berarti pembukaan sempurna dan bayi siap keluar dari rahim.
Masa transisi ini menjadi masa yang paling sangat sulit bagi ibu. Menjelang berakhirnya kala I, pembukaan jalan lahir sudah hampir sempurna. Kontraksi yang terjadi akan semakin sering dan semakin kuat. Anda mungkin mengalami rasa sakit yang hebat, kebanyakan wanita yang pernah mengalami masa inilah yang merasakan masa yang paling berat. Anda akan merasakan datangnya rasa mulas yang sangat hebat dan terasa seperti ada tekanan yang sangat besar ke arah bawah, seperti ingin buang air besar.
Menjelang akhir kala pertama, kontraksi semakin sering dan kuat, dan bila pembukaan jalan lahir sudah 10 cm berarti bayi siap dilahirkan dan proses persalinan memasuki kala II.
Fase Laten: dimana pembukaan serviks berlangsung lambat, sampai pembukaan 3 cm
Fase aktif: yang terbagi atas 3 subfase yaitu akselerasi, steady dan deselerasi
Kala I adalah tahap terlama, berlangsung 12-14 jam untuk kehamilan pertama dan 6-10 jam untuk kehamilan berikutnya. Pada tahap ini mulut rahim akan menjadi tipis dan terbuka karena adanya kontraksi rahim secara berkala untuk mendorong bayi ke jalan lahir. Pada setiap kontraksi rahim, bayi akan semakin terdorong ke bawah sehingga menyebabkan pembukaan jalan lahir. Kala I persalinan di sebut lengkap ketika pembukaan jalan lahir menjadi 10 cm, yang berarti pembukaan sempurna dan bayi siap keluar dari rahim.
Masa transisi ini menjadi masa yang paling sangat sulit bagi ibu. Menjelang berakhirnya kala I, pembukaan jalan lahir sudah hampir sempurna. Kontraksi yang terjadi akan semakin sering dan semakin kuat. Anda mungkin mengalami rasa sakit yang hebat, kebanyakan wanita yang pernah mengalami masa inilah yang merasakan masa yang paling berat. Anda akan merasakan datangnya rasa mulas yang sangat hebat dan terasa seperti ada tekanan yang sangat besar ke arah bawah, seperti ingin buang air besar.
Menjelang akhir kala pertama, kontraksi semakin sering dan kuat, dan bila pembukaan jalan lahir sudah 10 cm berarti bayi siap dilahirkan dan proses persalinan memasuki kala II.
Selengkapnya mengenai tahap pembukaan baca disini: Proses Melahirkan: Apa yang Terjadi pada Fase Pembukaan?
Kala II; Tahap Pengeluaran Bayi
Pada kala pengeluaran janin, rasa mulas terkordinir, kuat, cepat dan lebih lama, kira-kira 2-3 menit sekali. Kepala janin turun masuk ruang panggul sehingga terjadilah tekanan pada otot-otot dasar panggul yang secara reflektoris menimbulkan rasa mengedan. Anda merasa seperti mau buang air besar, dengan tanda anus terbuka. Pada waku mengedan, kepala janin mulai kelihatan, vulva (bagian luar vagina) membuka dan perineum (daerah antara anus-vagina) meregang. Dengan mengedan terpimpin, akan lahirlah kepala diikuti oleh seluruh badan janin. Sebagai gambaran : Video Melahirkan
Ibu akan merasakan tekanan yang kuat di daerah perineum. Daerah perineum bersifa elastis, tapi bila dokter/bidan memperkirakan perlu dilakukan pengguntingan di daerah perineum (episiotomi), maka tindakan ini akan dilakukan dengan tujuan mencegah perobekan paksa daerah perineum akibat tekanan bayi
Ibu akan merasakan tekanan yang kuat di daerah perineum. Daerah perineum bersifa elastis, tapi bila dokter/bidan memperkirakan perlu dilakukan pengguntingan di daerah perineum (episiotomi), maka tindakan ini akan dilakukan dengan tujuan mencegah perobekan paksa daerah perineum akibat tekanan bayi
Sumber : Tahapan Proses Persalinan http://bidanku.com/tahapan-proses-persalinan#ixzz2pYpsf2J4
kelahiran prematur
Pada umumnya kelahiran normal terjadi pada usia kandungan 38-42 minggu, beberapa ibu khawatir terjadi kelahiran di bawah usia kandungan 38 minggu yang disebut dengan istilah kelahiran prematur. Kelahiran prematur akan meningkatkan resiko komplikasi medis pada bayi anda sehingga pada kasus kelahiran prematur sering kali diperlukan perawatan intensif. Hal ini erat kaitannya dengan organ paru-parunya yang masih belum sempurna sehingga diperlukan ventilator yang membantu bayi anda untuk bernafas.
Selain dengan masalah paru-parunya yang masih belum sempurna, bagi bayi yang lahir prematur, memungkinkan bermasalah dengan suhu tubuhnya. Bayi yang lahir prematur akan mengalami hipotermi atau kedinginan karena tidak dapat menjaga suhu tubuh normal. Dalam beberapa kasus ditemukan alat bantu yang dipasang pada bayi yang lahir prematur untuk mengkoordinasikan pergerakan otot dalam menghisap dan menelan sehingga diperlukannya pemberian makanan melalui jarum suntik ke dalam pembuluh darah bayi ataupun dengan menggunakan selang yang dimasukan ke dalam hidung yang sebagian kerongkongan dan perutnya.
Bayi yang lahir prematur memiliki resiko tinggi dalam komplikasi kesehatan diantaranya adalah pendarahan otak, meningkatkan resiko terjadinya infeksi aliran darah (terutama meningitis dan sepsis). Selain itu bayi yang lahir prematur lebih mungkin mengalami komplikasi jangka panjang seperti gangguan penglihatan, gangguan fungsi motorik, dan penyakit paru-paru kronis.
Mengingat banyak terjadinya komplikasi pada bayi anda yang mengalami kelahiran prematur, anda perlu mewaspadainya. Salah satunya dengan menjaga kesehatan selama kehamilan, resiko kelahiran prematur akan meningkat pada ibu hamil yang memiliki riwayat kelahiran prematur pada anak sebelumnya, anda sedang mengandung bayi kembar, bentuk rahim yang tidak normal, anda hamil sedang menggunakan alat kontrasepsi IUD, anda sering kali menggunakan obat yang membahayakan janin atau aktivitas fisik yang berat selama kehamilan anda. Sedangkan untuk anda yang mengalami tanda-tanda di bawah ini, sebaiknya anda waspadai. Mungkin saja tanda-tanda tersebut menandakan kelahiran bayi anda sebelum usia kelahiran, berikut tanda-tanda kelahiran prematur :
- Terjadinya kontraksi di bawah usia kehamilan 37 minggu yang lebih sering dalam kurun waktu satu jam, beberapa pengalaman ibu hamil yang melahirkan bayi prematur dapat terjadi 4-5 kali dalam satu jam
- Terjadinya kram seperti saat anda menstruasi padahal usia kandungan anda masih belum memasuki usia kehamilan 42 minggu
- Sering mengalami nyeri panggul dibagian bawah secara intensif sehingga menimbulkan keinginan untuk mengejan atau buang air besar
- Pada usia kehamilan di bawah 9 bulan, mengeluarkan cairan dari area kewanitaan yang berlebihan, terdapat flek merah terang
- Keluarnya cairan dari vagina yang merembes atau menyembur
Dengan demikian apabila anda mengalami tanda-tanda tersebut sebelum usia kehamilan anda memasuki 37 minggu sebaiknya diwaspadai, segera kunjungi dokter kandungan terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Meskipun sekarang telah terdapat beberapa teknologi yang dapat membantu anda dalam mengurangi resio komplikasi pada bayi. Salah satunya adalah dengan bed rest, pemberian obat-obatan tertentu untuk menunda persalinan sampai kondisi paru-paru bayi sempurna atau dengan pemberian steroid apabila dokter tidak dapat menunda persalinan. Terkadang pilihan dokter untuk melahirkan bayi secara prematur dibandingkan untuk menunda karena beberapa alasan, apalagi bila ibu menderita infeksi cairan ketuban yang akan membahayakan kesehatan janin.
Sumber : Waspadai Tanda Kelahiran Prematur http://bidanku.com/waspadai-tanda-kelahiran-prematur#ixzz2pYpJrY49
Latihan menjelang persalinan
Melahirkan merupakan pengalaman yang sangat luar biasa untuk seorang wanita. Oleh sebab itu lah para ibu pun sering berharap dapat melahirkan bayinya secara mudah. Terdapat beberapa macam latihan yang dapat membantu menjalani proses persalinan normal berjalan dengan mudah. Pada sebagian wanita hamil, butuh waktu 8 jam hingga 10 jam ketika menjalani proses persalinan secara normal. Pada waktu tersebut, rasa sakit atau pun nyeri akan sangat terasa. Agar rasa sakit bisa berkurang dan jangka waktu selama persalinan bisa diturunkan, ada baiknya semasa hamil melakukan latihan-latihan prenatal. Latihan tersebut pada dasarnya agar bisa membuat otot pada panggul jauh lebih kuat. Latihan yang cukup mudah dan anda lakukan secara teratur pada masa kehamilan bisa membantu untuk melindungi sirkulasi darah sehingga akan menghindari kram pada otot.
Ini beberapa latihan prenatal yang dapat anda lakukan agar memudahkan anda melakukan proses persalinan :
1. Latihan berjongkok.
Dengan melakukan latihan berjongkok ini sangat ideal untuk wanita hamil agar dapat membuat otot panggul serta paha anda menjadi lebih kuat. Berjongkok juga dapat membantu anda agar panggul serta area kewanitaan anda menjadi terbuka. Hal ini dapat membuat otot anda menjadi kendur serta mempersiapkan diri anda untuk melahirkan. Posisi seperti ini dapat membantu janin yang ada di dalam rahim bergerak mengikuti jalan lahir. Ketika anda melakukan posisi jongkok ini, anda dapat melakukannya dengan tetap mejaga keseimbangan dan tetap berpegangan pada meja atau kursi yang cukup besar untuk mendukung anda ketika akan menurunkan tubuh. Anda juga dapat meminta bantuan suami anda untuk menemani latihan jongkok ini.
2. Latihan kegel.
Terdapat banyak manfaat yang bisa anda dapatkan ketika melakukan latihan ini, salah satunya ialah untuk mendapatkan proses persalinan yang cukup cepat. Latihan kegel ini juga dapat membantu anda terhindar dari wasir juga pembekuan darah. Selain itu juga dapat membantu anda mencagah terjadinya episiotomi atau robekan perineum serta menguatkan semua otot yang membantu rahim dan juga perut. Latihan kegel ini pada dasarnya untuk melatih otot. Latihan kegel ini dapat dilakukan dengan cara menarik otot area kewanitaan serta dubur anda, kemudian tahan dalam waktu beberapa detik lalu lepaskan lagi. Selain itu latihan kegel itu dapat memperkuat otot panggul dasar yang akan membantu untuk mendorong bayi pada proses persalinan. Latihan ini juga dapat meningkatkan kapasitas kontrol pada kandung kemih. Ada baiknya anda melakukan latihan ini setiap hari serta lakukan sepuluh hingga dua puluh kali kontraksi setiap harinya.
3. Latihan panggul.
Ketika melakukan latihan panggul ini, anda dapat melakukan kasur lantai. Lakukan posisi seperti merangkak, kemudian atur kedua siku agar dapat mendukung badan anda. Tarik perlahan otot dubur, tahan dalam waktu beberapa detik kemudian lepaskan. Latihan ini juga dapat membantu anda untuk meringankan sakit di bagian punggung yang sering dialami oleh wanita hamil pada masa kehamilannya. Selain itu latihan ini juga dapat membantu anda meningkatkan sistem aliran darah pada daerah panggul bagian bawah. Hal ini sangat baik untuk bayi anda. Latihan panggul ini juga dapat membuat otot panggul menjadi kuat serta memudahkan anda melakukan proses persalinan.
4. Latihan penjahit duduk.
Latihan ini dapat membantu tubuh anda menjadi semakin siap menjalani kelahiran normal. Selain itu dapat membantu anda untuk menjaga kelenturan pada daerah kaki agar tetap nyaman ketika melakukan proses persalinannya. Latihan ini dapat anda lakukan sebagai kegiatan sehari-hari dengan posisi kaki anda yang bersila.
Sumber : Latihan-latihan Menjelang Persalinan http://bidanku.com/latihan-latihan-menjelang-persalinan#ixzz2pYp3y8La
Perkembangan Janin
BULAN KE 1
Sel telur yang telah dibuahi menjadi sekumpulan sel berbentuk bola yang menempel di dinding rahim. Kumpulan sel itu lalu berkembang bentuknya menjadi seperti udang sebesar beras. Di tahap ini tumbuh susuna saraf pusat dan jantung
BULAN KE 2
- Umur kehamilan 6 minggu : terbentuknya tangan, kaki, otak dan organ-organ penting : seperti jantung, hati, ginjal dan limpa.
- Umur kehamilan 7 minggu : terbentuknya otak dan mata
- Umur kehamilan 8 minggu : terbentuknya struktur telinga, mata dan mulut
- Umur kehamilan 10 minggu : jantung mulai berfungsi, terbentuknya paru-paruPESAN
- Pada saat ibu menyadari tentang kehamilan ini, calon bayi sudah tumbuh cukup lama sehingga ibu perlu mengejar pemasukan zat gizi yang diperlukan antara lain : zat pembanguna, zat tenaga, zat pengatur/vitamin dan mineral utamanya zat besi.
- Sebelum turun dari tempat tidur, makan sesuai, misalnya makan kue biskuit.
- Makan porsi kecil tetapi sering, mudah dicerna tidak terlalu berbumbu dan banyak minum air buah segar
- Pemberian zat besi tablet
Mengatasi keluhan hamil muda antara lain:
- Dengan menyadari peristiwa kehamilan , adalah hal yang kodrati yang dialami oleh semua perempuan dan mohon kepada Tuhan semoga proses kehamilan berjalan lancar, selamat sampai masa persalinan dan nifas.
- Hati-hati dengan pemberian obat-obatan yang dimakan untuk mengatasi keluhan pusing-pusing, pana dan sebagainya seperti : antalgin, tetracilin dan sebagainya, karena obat-obatan tersebut dapat berakibat pada pembentukan organ-organ tubuh vital.BULAN KE 3Panjang embrio mencapai 5 cm dari kepala sampai pantat dan beratnya 14 gram (± sebesar sebutir telur ayam kampung). Wajah mulai terbentuk, hidung dan dagu bisa terlihat, kelopak mata bisa dibukan dan tertutup, bibir mulai mengisap-isap, kaki dan tangan sudah besar dan kecil, kuku jari-jari tangan terbentuk dengan baik, mulai menggengam jari-jarinya, alat kelamin mulai tampak, air kencing mulai di produksi.Keluhan pada ibu hamil mudaMual muntah dan pusing, tidak mau makan, lemas, meriang di pagi hari. Dalam keadaan berlanjut, kadang ibu memerlukan penanganan lebih lanjut. Keluhan-keluhan tersebut di atas adalah normal, hal ini timbul akibat adanya pengaruh perubahan-perubahan hormon kehamilanPESAN
- Karena pada triwulan I adalah fase terbentuknya organ-organ vital lainnya dan perkembangan otaknya, maka jangan sampai kurang mengkonsumsi zat pembangun, zat tenaga, zata pengatur, vitamin dan mineral utamanya zat besi. Makan makanan yang beraneka ragam dengan cukup kwalitas dan kwantitas dengan porsi kecil-kecil tetapi sering.
- Bila keluhan-keluhan hamil muda belum bisa di atasi, segeralah menghubungi petugas kesehatan terdekat.
- Dapatkan suntikan imunisasi TT – 2 dengan selang suntikan TT1+TT2 4-g Mg perikasa kehamilan minimal 1 kali selama triwulan I
- Bahaya pada triwulan I adalah keguguran.
- Pada wanita yang mudah keguguran, sebaiknya dinasehatkan supaya jangan melakukan bersenggama pada hamil muda dan dilakukan harus dengan hati hati.
BULAN KE 4Bayi berkembang cepat, organ dalam terbentuk. Kuku jari tangan dan kaki bertumbuh. Dia tampak kurus karena belum ada lapisan lemak di dalam tubuhnya. Di akhir bulan rambut halus tumbuh di seluruh tubuh bayiBULAN KE 5Bayi berkembang makin pesat. Panjangnya kini mencapai 13 cm. Ia kini memproduksi selaput putih yang melapisi tubuhnya dan melindungi kulitnya. Rambut, alis dan bulu matanya tumbuh, indranya pun berkembang. Meski matanya terpejam, bayi dapat menangkap cahaya yang terang.BULAN KE 6Sistem pencernaan dan kekebalan tubuh semakin matang. Bayi mulai mengeluarkan air seni tanda sistem pencernaan mulai bekerja. Ia kini sudah bisa mengontrol gerak tubuhnya dan anda bisa merasakannya bergerak, khususnya saat anda istirahat. Gerakan anda dan suara ramai bikin ia tidur.BULAN KE 7Otak berkembang dengan cepat, panjang janin 35-38 cm, berat 1250 gram, dan janin bisa membuka dan menutup mata. 96% dari semua janin telah berganti posisi, yaitu posisi kepala di bawah, organ-organ tubuh mulai sempurna. Berat janin bertambah dengan cepat (janin mulai melatih gerkan-gerakan bernafas, mengontrol suhu badan dan lain-lain). Bayi yang lahir pada masa ini memerlukan perawatan yang khusus di unit perawatan intensif untuk bertahan hidup kandunganPESAN- Periksakan kehamilan minimal 1 kali pada bulan ke 7 dengan tujuan untuk mengetahui posisi kepala bayi apakah sudah benar atau tidak (persentasi kepala). Bila persentasi belum benar, ibu dinasehatkan melakukan upaya-upaya yang bisa membetulkan posisi, misalnya : ibu sering nungging.
- Memperhatikan kosumsi makanan (kwalitas dan kwantitas) mengingat pada posisi kecil harus lebih sering karena perut ibu sudah terdesak rahim yang membesar.
- Ibu dan keluarga dinasehatkan untuk merencanakan tempat persalinan dimana dan biaya yang diperlukan bila saat melahirkan memerulukan rujukan siapa yang memutuskan, transportasi dan lain-lain]
- Ibu meulai berlatih mengejan.
BULAN KE 8Gerakan bayi anda semakin terkordinasi, dan ia sudah bisa membukan dan menutup mata, juga merasakan rada manis dan asam. Kepala bayi anda mungkin ada di bawah, di posisi siap dilahirkan. Tapi posisi ini bisa berubah sewaktu-waktu.BULAN KE 9Bayi lengkap terbentuk dan ia kini bisa lahir kapan saja. Setiap minggu ia akan bertambah 225 gram. Lapisan lemak yang tebal mulai berkembang di bawah kulitnya, membuatnya tampak lebeih berisi, dan memberi cadangan energi untuk digunakan pada saat ia keluar dari rahim
Kehamilan Trimester 1
q dan suami adalah pasangan yang cukup harmonis. tapi bagi kami tanpa adanya tawa dan tangis bayi terasa hambar,bagai sayur tanpa garam. berulang kali dan berbulan-bulan merencanakan kehamilan,tapi namanya usaha tetep aja ada gagalnya. pada suatu waktu saat kami bener-bener kepengen banget punya bayi,kami setiap hari minggu selalu pulang pergi kota malang untuk me-refreshkan pikiran. kami pikir dengan menghirup udara yang sejuk serta bersih bisa meningkatkan kesuburan (hehehehe kepo banget ). dan akhirnya pada bulan februari 2012 q tidak dapet 'tamu bulanan" lagi. langsung saja cap cus apotik buat beli test pack. dan alhamdulillah Allah mengabulkan doa kami,q telah hamil 1 bulan.
A. Pengertian
1. Pengertian Kehamilan
Kehamilan adalah masa dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin (Saifuddin, Abdul Bani, dkk, 2001)
Kehamilan adalah periode dimana ovum telah dibuahi dan berkembang didalam uterus mengalami proses diferenseasi dan uterus berkembang sampai bisa menunjang sendiri kehidupan diluar uterus (Mochtar Rustam;1988).
Kehamilan trimester I adalah kehamilan usia antara 1-12 minggu.
2. Pengertian Antenatal Care
Antenatal Care adalah serangkaian observasi pada ibu dan janin, guna mendeteksi dan menyelidiki faktor resiko penyimpangan dari normal kesejahteraan ibu dan pertumbuhan janin. Termasuk konseling dan persiapan untuk persalinan dan perawatan bayi (Minson, Micola, dkk, Kamus Kebidanan bergambar).
1. Memantau kemajuan kehamilan, untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin
2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik mental dan social bagi ibu dan janin
3. Mengenali secara dini ketidaknormalan/komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil.
4. Persiapan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayi dengan trauma-trauma seminimal mungkin.
5. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian Asi Ekslusif
6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal.
1. Tanda-Tanda Persuasive
a. Amenorhoe
b. Mual dan muntah
c. Mengidam
d. Anoreksia
e. Lelah
f. Pingsan
g. Payudara membesar
h. Sering miksi
i. Konstiposi
j. Pigmentasi kulit
k. Varises
l. Tidak tahan dengan satu bebauan
2. Tanda-Tanda Mungkin Hamil
a. Perut membesar
b. Uterus membesar
c. Tanda hegar
d. Tanda chad wick
e. Tanda pisca seek
f. Tanda Braxton hiks
g. Tanda ballottement
h. Pemeriksaan tes biologis kehamilan positif
3. Tanda-Tanda Pasti Hamil
a. Gerakan janin yang dapat dilihat, dirasa dan diraba bagian-bagian janin
b. Denyut jantung janin dapat diketahui melalui pemeriksaan auskultasi
c. Terlihat tulang tulang janin pada foto rontgen
Menurut WHO menganjurkan agar setiap wanita hamil mendapatkan paling sedikit empat kali kunjungan ANC:
1. Satu kali pada trimester pertama
2. Satu kali pada trimester kedua
3. Dua kali pada trimester ke tiga
Menurut Rustam Mochtar (1998) berdasarkan teori kunjungan ibu hamil sebaiknya pemeriksaan dilakukan dilakukan sebagai berikut:
a. Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat satu bulan.
b. Periksa ulang 1 (satu) kali sebulan sampai kehamilan 7 bulan
c. Periksa ulang 2 (dua) kali sebulan sampai kehamilan 9 bulan
d. Periksa ulang setiap minggu sesudah kehamilan 9 bulan
e. Periksa khusus bila ada keluhan-keluhan
Menurut program kebijakan pemerintah asunan antenatal minimal termasuk “10T” yaitu :
1. Timbang berat badan dan ukur tinggi badan
2. Ukur tekanan darah
3. Ukur tinggi fundus uteri
4. Tentukan presentasi janin dan hitung denyut jantung janin
5. Pemberian imunisasi tetanus toxoid
6. Pemberian tablet zat besi, minimal 90 tablet selama hamil
7. Nilai status gizi buruk
8. Tes laboratorium
9. Tatalaksana kasus
10. Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan
1. K1 Murni
Kunjungna ibu hamil yang pertama kali dengan umur kehamilandibawah 12 minggu
2. K1 Akses
Kunjungan ibu hamil yang pertama kali dengan umur kehamilandiatas 12 minggu
3. Kunjungan ulang
Kunjungan ibu hamil yang kedua sampai seterusnya
4. K4
Kunjungan ibu hamil sebanyak 4 kali ketentuan 1 kali pada trimester satu, 1 kali pada trimester dua, dan 2 kali pada trimester 3
1. Anamnesa
Mendeteksi komplikasi dan menyiapkan kelahiran dengan mempelajari keadaan kehamilan sekarang, kehamilan ibu terdahulu, kesehatan umum dan kondisi social ekonomi. Informasi yang ditanyakan adalah: Identitas, keluhan utama,status perkawinan, riwayat menstruasi, kehamilan sekarang, riwayat kesehatan, riwayat kesehatan yang lalu.
2. Pemeriksaan Umum, meliputi:
a. Keadaan umum maupun kesadaran compos mentis
b. Timbang berat badan: ditimbang pada saat pertama kali datan dan pada setiap kali kunjungan
Yang diperhatikan adalah perubahan setiap kali ibu memeriksa kehamilannya:
1. Pada Trimester I, penambahan berat badan ± 1 kg
2. Pada Trimester II, penambahan berat badan ± 5 kg
3. Pada Trimester III, penambahan berat badan ± 5,5 kg
c. Pengukuran tinggi badan: dilakukan pada sat pertama kali datang, ibu hamil yang tinggi badannya < 145 cm terutama pada kehamilan pertama tergolong resti.
d. Pengukuran Lila: digunakan sebagai indikaotr untuk mengukur status gizi ibu hamil, lila normal adalah 23,5 cm.
e. Pemeriksaan tanda-tanda vital
1. Tekanan darah: diukur setiap kali pemeriksaankehamilan
2. Respirasi : Normalnya 20-24 x/menit
3. Menghitung denyut nadi: Nadi dalam keadaan normal 60-80 x/menit
4. Pengukuran suhu : suhu tubuh normal 37ºC
3. Pemeriksaan Khusus meliputi:
a. Infeksi yang terdiri
1. Rambut, bersih atau kotor
2. Muka, pucat atau terdapat cloasma gravidarum
3. Mata, conjungtiva pucat atau tidak, skelera ukterus atau tidak
4. Hidung terdapat polip atau tidak
5. Dada/payudara, bentuk simetris atau tidak, keadaan puting susu menonjol atau tidak, adakah colustrom
6. Perut membesar sesuai dengan usia kehamilan, adakah luka bekas operasi
7. Ekstrimitas, apakah terlihat adanya varises dan odem
b. Palpasi yang terdiri:
1. Leher, apakah teraba adanya pembesaran kelenjar tiroid
2. Payudara, apakah teraba adanya benjolan yang abnormal
3. Abdomen (perut)
Cara palpasi menurut Leopold, yaitu:
Menentukan letak anak, besar rahim dan tuanyakehamilan dengan cara Leopold
· Leopold I
Untuk menentukan tuanya kehamilan dan bagian apa yang ada difundus
· Leopold II
Untuk menentukan letak punggung kanan dan kiri serta bagian-bagian terkecil janin.
· Leopold III
Untuk menentukan apa yang terletak dibagian bawah/menentukan bagian terbawah janin
· Leopold IV
Menentukan masuknya bagian bawah kedalam rongga panggul
- Bila jari-jari tangan saling bertemu (konvergen) berarti kepala belum masuk PAP
- Bila jari-jari tangan tidak bertemu (divergen) berarti kepala sudah masuk PAP
4. Tungkai, apakah teraba odem
c. Auskultasi
Apakah DJJ terdengar jelas atau tidak, DJJ normalnya 120-160 x/menit
d. Perkusi
1. Reflek Pattela: merupakan pemeriksaan reflek psikologis yaitu tendon tepat dibawah tempurung lutut
2. Cek ginjal: tepuk punggung dibagian ginjal dengan bagian sisi tangan dikepalkan
e. Pemeriksaan Panggul
Pemeriksaan panggul luar (dilakukan pada ibu hamil primi gravid, ukuran-ukuran panggul luar):
1. Distansia Spinarum
Jarak antara kedua spina iliaka antenor superior kanan/kiri
Ukuran normal : ± 24 – 26 cm
2. Distansia Kristarum
Jarak antara kedua krista iliaka kanan dan kiri
Ukuran normal : ± 28 – 30 cm
3. Boudeluque
Jarak antara symposis dengan prosessus spinosus lumba lima
Ukuran normal : ± 18 – 20 cm
4. Lingkar panggul luar
Bagian atas sympisis-pertengahan trochanter mayor – prosessus spinosus lumba kuma kembali ke sympisis
Ukuran Normal : ± 80 – 90 cm
f. Pemeriksaan Penunjang
1. Pemeriksaan HB
Dilakukan untuk menilai kadar hemoglobin dalam darah ibu sehingga dapat diketahui ibu mengalami anemia atau tidak. Pemeriksaan dilakukan minimal dua kali selamakehamilan yaitu pada trimester I dan II. Pemeriksaan HB dapat dilakukan dengan menggunakan alat sahli.
Hasil pemeriksaan HB dengan sahli dapat digolongkan sbb :
- HB 11 gr % : tidak anemia
- HB 9-10 gr % : anemia ringan
- HB 7-8 gr % : anemia sedang
- HB , 7 gr % : anemia berat
2. Pemeriksaan Urine
a. Albumin (protein urine):
Pemeriksaan protein dalam urine yang merupakan salah satu cara untuk mengetahui apakah terdapat tanda dan gejala pada pre-eklamsi
b. Reduksi (gula dalam urine)
Pemeriksaan gula dalam urine untuk mengetahui apakah ada penyakit DM (kening manis) pada ibu hamil.
1. Sering Kencing Dan Tidak Bisa Ditunda
- Fisiologi
Gangguan fungsi kandung kemih akibat perubahan vasikuler yang berhubungan dengan hormonal. Volume kandung kemih mengecil akibat terdorong rahim serta presentasi janin.
- Intervensi
Upayakan kencing teratur, kurangi minum sebelum tidur.
2. Rasa Letih, Lesu, Lemah Pada Kehamilan Awal
- Fisiologi
Kemungkinan dikarenakan peningkatan hormon progesterone, estrogen, dan HCG.
- Intervensi
Istirahat yang cukup.
3. Mual Dan Muntah
- Fisiologi
Kemungkinan dikarenakan perubahan hormone HCG.
- Intervensi
Jaga agar tidak terlalu lapar/kekenyangan, makan dengan porsi kecil tetapi sering, istirahat sebentar sampai keluhan berkurang, hindari makanan yang berbau menyengat dan berbumbu.
4. Hipersalivasi
- Fisiologi
Peningkatan estrogen sehingga terjadi proliferasi jaringan ikat.
- Intervensi
Kumur dengan obat kumur, sering mengunyah permen, diet seimbang, jaga kebersihan.
Langganan:
Postingan (Atom)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)












